Iklan

BERITA TERKINI

Nasibnya Ayah' Kandung, Dibakar Oleh Anaknya Sendiri Dan Melawan Saat Diamankan Dari Team Polres Belawan Atas Kejadian Tersebut Palaku Harus di Lumpuhkan Dengan Tembakan.

BERITA TERKINI

Kapolri Terima Audiensi Menteri Imipas, Pastikan Kolaborasi Pemberantasan Narkoba.

BERITA TERKINI

Ketum Lingkar Nusantara (LISAN) Turut Angkat Bicara, Untuk Mendesak Perselisihan Pelaku Usaha Yang Sudah Jadi Korban Kerugian Di Pasar Malam Deli Serdang, Dapat Diselesaikan Secepatnya.

BERITA TERKINI

Penandatanganan Program Pencegahan Korupsi 2025 - 2026 Sebagai Prioritas Pemerintah Pusat Dengan KPK Yang Diluncurkan Oleh KSP.

BERITA TERKINI

BUMD - PT. BPJ Dengan Pelaku Usaha UMKM Deli Serdang Belum Ada Titik Temu Sampai Saat ini, dan Abaikan Hasil RDP di Komisi II DPRD Kabupaten Deli Serdang.

Selasa, 03 Februari 2026

Wapang TNI Dorong Percepatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih



JAKARTA//Liputan Sindo7.id - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R memberikan pengarahan kepada jajaran Pangdam, Danrem, dan Dandim dalam rangka percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), bertempat di GOR Nanggala Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (3/2/2026). Pengarahan tersebut menekankan soliditas, fokus kinerja, dan integritas jajaran TNI dalam mendukung program strategis nasional Presiden Republik Indonesia.


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Panglima TNI menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih Presiden Republik Indonesia kepada jajaran TNI atas progres pembangunan Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang terus meningkat di berbagai wilayah. “Saya laporkan jumlahnya 562 unit, dan berdasarkan laporan terakhir telah meningkat menjadi sekitar 620 unit. Presiden Republik Indonesia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran atas capaian tersebut,” ujar Wakil Panglima TNI.


Wakil Panglima TNI menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada TNI dalam mendukung program unggulan Presiden merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan secara profesional. “Program unggulan Presiden yang sangat dirasakan langsung oleh masyarakat saat ini adalah program makan bergizi gratis dan Koperasi Desa Merah Putih, dan TNI dipercaya untuk mendukung langsung pelaksanaannya,” lanjutnya.


Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Panglima TNI menekankan agar percepatan pembangunan terus dijaga melalui penguatan koordinasi lintas satuan, percepatan pelaksanaan di lapangan, serta penyelesaian kendala secara cepat dan bertanggung jawab.


TNI berkomitmen untuk terus bekerja secara profesional, solid, dan berintegritas dalam mendukung percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sekaligus memastikan pelaksanaannya berjalan tepat sasaran, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.


Rdks MS7 (Tim krlip Nsl S2)

Senin, 02 Februari 2026

Panglima TNI Hadiri Rakornas 2026, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Menuju Indonesia Emas.



BOGOR//Liputan Sindo7.id - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, serta Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Rakornas ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam percepatan pelaksanaan program prioritas nasional menuju Indonesia Emas 2045.


Rakornas 2026 mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas Tahun 2045” dan diikuti oleh 4.011 peserta yang terdiri atas jajaran Kabinet Merah Putih, kepala daerah dan wakil kepala daerah, pimpinan DPRD, serta Forkopimda se-Indonesia. Presiden RI menegaskan bahwa pembangunan nasional hanya dapat berjalan efektif melalui koordinasi yang solid dan kesamaan visi antara pemerintah pusat dan daerah.


Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto memaparkan strategi besar transformasi bangsa yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup seluruh rakyat Indonesia. Presiden menegaskan bahwa swasembada pangan dan swasembada energi merupakan fondasi utama kemandirian dan kesejahteraan nasional. “Kalau kita mau merdeka, kalau kita mau sejahtera, kita harus jamin produksi pangan sehingga pangan bisa dinikmati oleh seluruh rakyat kita. Swasembada pangan adalah syarat, itu adalah pilar yang utama dari strategi,” tegas Presiden.


Selain itu, Presiden juga meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan layak huni. Mengakhiri pengarahan, Presiden mengajak seluruh unsur kepemimpinan nasional untuk mengesampingkan perbedaan politik dan fokus bekerja demi kepentingan rakyat.


TNI menegaskan kesiapan untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah melalui penguatan sinergi lintas sektor, menjaga stabilitas nasional, serta berperan aktif dalam menyukseskan program prioritas demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.


Rdks Tim krlip Nsl S2 


Danrem 031/Wira Bima Silaturahmi dengan Datuk Engku Raja Lela Putra, Kerajaan Pelalawan.



PEKANBARU// Sindo7.id - Komandan Korem (Danrem) 031/Wira Bima, Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han., melaksanakan silaturahmi dengan Datuk Engku Raja Lela Putra, tokoh adat Kerajaan Pelalawan, Sabtu (31/1/2026).


Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai wujud komitmen Korem 031/Wira Bima dalam mempererat hubungan antara TNI dan tokoh adat di wilayah Provinsi Riau.


Dalam kesempatan itu, Danrem 031/WB menegaskan pentingnya sinergi dan komunikasi yang harmonis antara TNI, pemerintah daerah, serta tokoh adat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, tokoh adat memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.


“Sinergi antara TNI dan tokoh adat menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif, khususnya di wilayah Pelalawan dan Provinsi Riau secara umum,” ujar Danrem.


Datuk Engku Raja Lela Putra menyambut baik silaturahmi tersebut dan mengapresiasi perhatian serta komitmen Korem 031/Wira Bima dalam menjalin hubungan yang erat dengan Kerajaan Pelalawan dan masyarakat adat. Ia berharap kebersamaan dan kerja sama yang telah terbangun dapat terus dijaga dan ditingkatkan ke depannya.


Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah positif dalam memperkuat soliditas seluruh elemen masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya kondisi wilayah Pelalawan yang aman, harmonis, dan sejahtera.(*Red)

Acara Rakornas Tahun 2026 di Hadiri Ribuan Peserta, "Pemerintah Pusat dan Daerah Seluruh Indonesia."





BOGOR//Liputan Sindo7.id - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang diikuti oleh 4.011 peserta dari berbagai instansi dan jajaran pemerintahan, resmi dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto pada hari ini, Senin, 2 Februari 2026, di Sentul International Convention Center (SICC), Kab. Bogor, Jawa Barat.

 

Indonesia, menurut Presiden dibangun atas pengorbanan besar rakyat, sehingga seluruh pemimpin wajib mengabdi sepenuhnya kepada kepentingan bangsa dan negara. 

 

“Negara ini yang sekarang, saudara-saudara, yang sekarang ada dalam kendali kita, dibangun atas pengorbanan rakyat yang sangat besar. Karena itulah kita tidak boleh lupa adanya kita adalah untuk berbakti, mengabdi kepada rakyat kita. Ini hal yang selalu mudah kita ucapkan, tapi harus kita buktikan,” lanjutnya.

 

Dalam kesempatan ini, Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah nasional secara serius dan terintegrasi, dan menyampaikan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata. Pemerintah pun akan segera memulai pembangunan 34 proyek waste to energy di 34 kota pada tahun ini.

 

Selain pengelolaan sampah, Presiden Prabowo juga memperkenalkan gagasan proyek “gentengisasi” sebagai bagian dari upaya memperindah lingkungan permukiman. Presiden menilai penggunaan atap seng yang meluas membuat kawasan menjadi panas dan kurang estetis. 

 

Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan arah besar pembangunan nasional melalui strategi transformasi bangsa. Strategi ini bertujuan untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju modern dengan tolok ukur utama peningkatan kualitas hidup seluruh rakyat.


Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kewaspadaan nasional dalam menghadapi dinamika dan ketegangan global yang semakin kompleks. Presiden menilai situasi dunia saat ini dipengaruhi konflik ideologis, geopolitik, serta ketidakpastian global yang berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap Indonesia.


Penegasan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, bahwa berdasarkan hasil pengamatannya dalam berbagai pertemuan internasional di Eropa, termasuk World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, terdapat peningkatan kekhawatiran para pemimpin dunia terhadap eskalasi konflik global yang berpotensi mengancam stabilitas internasional.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan komitmen Indonesia untuk tetap menjalankan politik luar negeri bebas aktif dan prinsip nonblok. Presiden menekankan bahwa sikap tersebut harus diiringi dengan penguatan kemandirian nasional dan kesiapan negara dalam menjaga keselamatan rakyat, mengingat realitas hubungan internasional saat ini masih sangat dipengaruhi oleh kekuatan dan kepentingan strategis global.


Dan Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa sebanyak 60 juta orang telah menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) per hari ini. 


Dari program MBG, 1 juta lapangan pekerjaan tercipta.


'MBG kita sudah sampai 60 juta (penerima) hari ini. Kita akan mencapai 82 juta paling lambat Desember 2026, paling lambat. 


Dengan kondisi sekarang saja hari ini MBG telah, ada dapur SPPG yang sudah operasional 22.275 dapur operasional, dalam proses penilaian dan pengajuan 13.829. 


Dengan 22 ribu saja sekarang kita sudah menciptakan lapangan kerja 1 juta. 22 kali 5 orang yang digaji tiap hari. Sudah kita ciptakan lapangan kerja 1 juta," kata Prabowo dalam taklimat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).


Prabowo menambahkan bahwa 22.275 dapur SPPG itu membutuhkan pemasok tomat, sayur, telur, ikan, ayam, daging, dan sebagainya di tiap desa. Di setiap dapur bisa menimbulkan 10 sampai 20 orang pemasok.


"Itu nanti di ujungnya kalau kita sampai 82 juta (penerima MBG) kita akan menciptakan 3 sampai 5 juta lapangan kerja saudara-saudara," ujarnya.


Prabowo menekan kita semua paham bahwa rakyat butuh pekerjaan. Tapi lapangan pekerjaan itu tidak akan tercipta jika hanya teriak-teriak, mencela, dan menghardik.


"Saya buktikan kepada saudara-saudara, Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah menghasilkan sekarang 1 juta lapangan kerja hanya dari MBG," tuturnya.


Prabowo juga menyinggung adanya tuduhan untuk menjelekkan bangsa. Prabowo meminta jangan merusak seluruh bangsa jika tidak suka dengan beberapa orang.


"Jadi begini ya, kalau saudara tidak suka dengan 2 (atau) 3 orang, jangan merusak seluruh bangsa, kalau tidak suka sama Prabowo silakan, 2029 bertarung," tuturnya.

Dugaan NIK Ganda dan SHM Kilat 10 Hari, "Kronologi Awal Sengketa SHM 477 di Deli Serdang."



DELISERDANG// Sindo7.id - Sengketa lahan di Jalan Medan–Binjai Km 16, Desa Sei Semayang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, membuka kembali dugaan serius terkait rekayasa dokumen pertanahan, penyalahgunaan administrasi desa, hingga penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda.


Kasus ini bermula dari proses penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 477 atas nama Bintang Sitorus, yang kemudian beralih kepada Sihar Sitorus (lahir 1966), dengan luas tanah mencapai 11.888 meter persegi.


Dalam dokumen permohonan SHM 477, Bintang Sitorus tercatat sebagai warga Tanjung Pinang, Kota Palembang, dengan KTP Nomor 02500*******0010. Namun dalam pengajuan sertifikat, yang bersangkutan mengaku bertempat tinggal di Jalan Sei Berantas No. 47A, Lingkungan II, Desa Babura, Medan Sunggal.


Pengakuan domisili tersebut menjadi dasar penerbitan Surat Penguasaan Fisik Tanah seluas 11.888 m² tertanggal 30 Januari 2007, yang diketahui Kepala Desa Sei Semayang, Kabupaten Deli Serdang.


Ironisnya, sebelum surat penguasaan fisik diterbitkan, Kepala Desa Sei Semayang telah lebih dulu mengeluarkan Surat Keterangan Tanah pada 23 Januari 2007, dengan luas awal 10.660 m², juga atas nama Bintang Sitorus.


Berkas tanah tersebut kemudian didaftarkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Deli Serdang pada 9 Februari 2007. Hanya dalam waktu 10 hari kerja, tepatnya pada 19 Februari 2007, SHM Nomor 477 resmi terbit atas nama Bintang Sitorus.


Proses penerbitan yang sangat cepat ini menimbulkan tanda tanya, mengingat pada saat itu belum ditemukan Nomor Objek Pajak (NOP), PBB, BPHTB, maupun PPh atas tanah dimaksud.


Pada 31 Desember 2008, SHM 477 dijual kepada Sihar Sitorus (lahir 1966) melalui Akta Jual Beli Nomor 54 yang dibuat di hadapan Notaris Nurlinda Simanjorang, SH.

Balik nama sertifikat di BPN Deli Serdang kemudian dilakukan pada 3 Februari 2010, sehingga SHM 477 resmi tercatat atas nama Sihar Sitorus (1966).


Muncul Nama Lain dan Sewa-Menyewa

Permasalahan kembali mencuat ketika pada 30 April 2012, muncul Perjanjian Sewa-Menyewa antara Sihar Pangihutan Hamonangan Sitorus (lahir 1968) dengan HM Barkah, Direktur PT Haryo Setia Budi, atas objek SHM 477.


Padahal, sertifikat tersebut tercatat atas nama Sihar Sitorus (1966). Perbedaan identitas dan tahun lahir ini kemudian menjadi sorotan karena diduga melibatkan dua NIK berbeda untuk satu kepentingan lahan.


Berdasarkan perjanjian sewa tersebut, PT Haryo Setia Budi melakukan penimbunan lahan, yang belakangan diketahui berada di atas tanah milik Legiman Pranata, berdasarkan SK Bupati Tahun 1974 atas nama Djamaluddin, yang telah dibeli Legiman secara sah di hadapan notaris pada 31 Januari 2000.


Akibat aktivitas penimbunan yang terus berlanjut, Legiman Pranata mengurus Nomor Objek Pajak (NOP) yang kemudian terbit pada 10 Mei 2012, disertai tagihan SPPT PBB tahun 2006 hingga 2012. Seluruh kewajiban pajak tersebut dilunasi.


Pada 14 Juni 2012, Legiman mendaftarkan permohonan sertifikat ke BPN Deli Serdang. Saat proses pengukuran dan penerbitan peta bidang berjalan, perusahaan kembali melakukan penimbunan, bahkan menggunakan limbah B3.


Situasi ini berujung pada kesepakatan sewa menyewa antara Legiman Pranata dengan Ir. Khairul Malik Hasibuan pada 1 Agustus 2012.


Sebelumnya, pada 18 Juni 2012, seorang petugas keamanan PT TG bernama Musliudin melaporkan Legiman Pranata ke kepolisian. Legiman kemudian diperiksa (BAP) di Polrestabes Medan pada 12 Oktober 2012.


Meski demikian, proses administrasi pertanahan di BPN Deli Serdang tetap berjalan. Hasilnya, pada 26 Desember 2012, terbit SHM Nomor 655 atas nama Legiman Pranata, dengan luas 8.580 m².


Plang, Rapat BPN, dan Gugatan PTUN

Namun pada 30 Januari 2013, Dr. Sihar PH Sitorus memasang plang bertuliskan kepemilikan SHM 477 di atas lahan yang telah bersertifikat SHM 655. Plang tersebut kemudian dicabut.


Sihar PH Sitorus lalu menyurati BPN Deli Serdang pada 26 April 2013, yang berujung pada rapat klarifikasi di Kantor BPN Deli Serdang pada 7 Mei 2013, melibatkan seluruh pihak terkait.


Menariknya, setelah lebih dari empat tahun berlalu, Sihar Sitorus (1966) melalui kuasa hukumnya kembali menggugat BPN Deli Serdang melalui Perkara Nomor 98/G/PTUN-MDN/2017, yang didaftarkan pada 14 Desember 2017.


Dalam perkara tersebut, BPN Deli Serdang tidak mengajukan banding dan tidak memberitahukan Legiman Pranata sebagai pemilik SHM 655, meski tanahnya dijadikan objek sengketa.


Hingga kini, sengketa SHM 477 masih menyisakan banyak pertanyaan hukum: mulai dari penerbitan sertifikat super kilat, alamat domisili yang dipersoalkan, hingga dugaan penggunaan NIK ganda.


Kasus ini menjadi potret buram tata kelola pertanahan dan penegakan hukum agraria, sekaligus ujian bagi negara dalam memastikan keadilan bagi pemilik hak yang sah.


By - Legiman  (TIM/Red)

Minggu, 01 Februari 2026

Bumdes Bintang Terang Desa Perayun Kabupaten Karimun Genjot PAD Dari Program Ketahanan Pangan.



KARIMUN//Liputan Sindo7.id - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bintang Terang Desa Perayun Kecamatan Kundur Utara Kabupaten Karimun Kepulauan Riau berusaha memanfaatkan penyertaan modal Desa sebesar 94 juta rupiah lebih dari anggaran DD tahun 2025 yang difokuskanuntuk usaha perkebunan cabe rawit yang rencananya akan menanam sebanyak 8.000 pohon cabe rawit jenis lokal/kampung, demikian menurut Hendra Gunawan selaku Direktur BUMDes Bintang Terang kepada awak media Sindo7 di PERAYUN, Minggu, 01/02/2026.


Hendra Gunawan juga berharap selain melaksanakan program Nasional ketahanan pangan yang dicanangkan Pemerintah, program ini sangat sesuai dengan kondisi sekarang ini khususnya bagi desa Perayun yang masih memiliki potensi besar untuk pertanian yang didukung lahan pertanian yang cukup luas, "Kita coba libatkan masyarakat yang benar-benar mau jadi petani,lahan masih luas tergantung kemauan kalau kita mau maju bersama, karena hanya dengan pertanian mandiri kita mampu menghasilkan kebutuhan akan pangan dari masyarakat," Demikian menurut Gunawan kepada media ini.


Sementara itu Ulul Hidayat selalu Plt. Kepala Desa Perayun mewanti-wanti agar program ketahanan pangan yang dikelola fihak BUMDes Bintang Terang mampu memberi sumbangan PAD bagi Desa Perayun," Kita berharap masyarakat Perayun mendukung setiap program positif BUMDes, jangan masyarakat belum apa-apa sudah berprestasi negatif setiap pengelolaan keuangan oleh BUMDes,"demikian menurut Ulul Hidayat pada kesempatan memberikan sambutan pada acara tanam perdana bibit cabe rawit BUMDes Bintang Terang Desa Perayun, Minggu, 01/02/2026 di Perayun. 


Pada kesempatan yang sama Marzuki mewakili Camat Kundur Utara pada kata sambutannya senada yang disampaikan Plt Kades Perayun Ulul Hidayat, "Mari bersama kita dukung program ketahanan pangan Nasional ini 


dengan pola pikir yang positif dan silahkan mengritik asal sifatnya untuk kemajuan bersama, " Demikian Marzuki dihadapan para undangan yang hadir dan sekaligus melakukan tanam bibit cabe bersama warga, tokoh masyarakat dan Kadus, RT dan RW. 


Rdks MS7 (Sdr)

Musda Golkar di Sumut Sedang Berlangsung, "Sempat Pecah Keributan dan Menyita Perhatian Publik."



MEDAN//Liputan Sindo7.id - Suasana Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sumatera Utara mendadak memanas. Keributan pecah di lokasi depan Hotel JW Marriott Medan, Minggu (1 Februari 2026), dan langsung menyita perhatian publik.


Awal dari ketegangan terjadi di area luar lokasi Musda. Adu mulut antar peserta dan simpatisan tak terhindarkan, hingga situasi nyaris tak terkendali. Sejumlah pihak terlihat berusaha melerai, sementara aparat keamanan langsung bersiaga untuk mencegah kericuhan meluas.



Aktivitas di sekitar lokasi sempat terganggu, membuat warga dan pengguna jalan di kawasan pusat kota Medan ikut was-was. Video dan foto kejadian pun cepat beredar luas di media sosial dan memicu beragam reaksi publik.


Atas kejadian ini menyoroti panasnya kontestasi politik internal, dan Terpantau dari  koder golkar ada yang bawa Kayu dan Petasan. Dari ratusan simpatisan hingga kader terlibat keributan, bersamaan dengan hari pembukaan musda XI. Langsung suasana  memanas dan ratusan orang yang beratributkan pohon beringin berwarna kuning turun ke jalan bahkan ada massa yang membawa benda tumpul. Berikut tembakan-tembakan petasan dilepaskan di sekitar lokasi persimpangan empat jalan putri hijau medan.


Dari sejumlah oknum yang diduga provokator dipukul mundur petugas kepolisian dari berbagai sudut lokasi. Hingga pukul 15.00 WIB, suasana kembali kondusif, akses jalan yang sebelumnya diblokade para simpatisan Golkar kembali normal.


Belum diketahui secara pasti pemicu utama keributan, namun kuat diduga insiden ini berkaitan dengan dinamika internal dan tarik-menarik kepentingan dalam Musda Golkar Sumut yang berlangsung ketat.


Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi dilaporkan mulai kondusif. Aparat masih berjaga dan proses Musda disebut tetap berlanjut. 


Rdks MS7 (Kbr Mdn PT)