Iklan

BERITA TERKINI

Nasibnya Ayah' Kandung, Dibakar Oleh Anaknya Sendiri Dan Melawan Saat Diamankan Dari Team Polres Belawan Atas Kejadian Tersebut Palaku Harus di Lumpuhkan Dengan Tembakan.

BERITA TERKINI

Kapolri Terima Audiensi Menteri Imipas, Pastikan Kolaborasi Pemberantasan Narkoba.

BERITA TERKINI

Ketum Lingkar Nusantara (LISAN) Turut Angkat Bicara, Untuk Mendesak Perselisihan Pelaku Usaha Yang Sudah Jadi Korban Kerugian Di Pasar Malam Deli Serdang, Dapat Diselesaikan Secepatnya.

BERITA TERKINI

Penandatanganan Program Pencegahan Korupsi 2025 - 2026 Sebagai Prioritas Pemerintah Pusat Dengan KPK Yang Diluncurkan Oleh KSP.

BERITA TERKINI

BUMD - PT. BPJ Dengan Pelaku Usaha UMKM Deli Serdang Belum Ada Titik Temu Sampai Saat ini, dan Abaikan Hasil RDP di Komisi II DPRD Kabupaten Deli Serdang.

Senin, 15 September 2025

Pengabdian Tanpa Batas, Polres Simalungun Sigap Evakuasi Warga Gantung Diri di Panei Tongah.



SIMALUNGUN//Liputan Sindo7.id - Kepolisian Resor (Polres) Simalungun melalui jajaran Polsek Panei Tongah kembali menunjukkan profesionalismenya dalam melayani masyarakat. Pada Senin, 15 September 2025, aparat kepolisian bergerak cepat mengevakuasi seorang warga yang ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di kawasan perladangan jagung di Huta Baru, Nagori Simantin Pane Dame, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun.


Kasus tersebut pertama kali diketahui pada pukul 06.00 WIB. Sekitar pukul 06.15 WIB, personel piket Polsek Panei Tongah menerima laporan melalui telepon dari Pangulu Simantin, yang menyebutkan adanya seorang pria ditemukan tergantung di gubuk ladang.


Saat dikonfirmasi pada Senin malam sekitar pukul 21.40 WIB, Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, membenarkan kejadian tersebut.


“Benar, pada pagi hari kami menerima laporan adanya warga yang meninggal dunia dengan cara gantung diri. Personel langsung bergerak menuju lokasi, melakukan olah TKP, serta berkoordinasi dengan tim medis dari Puskesmas Panei Tongah,” ujar AKP Verry.


Korban diketahui bernama Bisker Edwin Parasiam, pria berusia 43 tahun, seorang petani, warga Huta Baru, Nagori Simantin Pane Dame, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun.


Korban pertama kali ditemukan oleh dua saksi, yaitu Ganda Naibaho (47) dan Hotmaida Simarmata (42), yang sama-sama berprofesi sebagai petani dan tinggal di kawasan yang sama.


TKP berada di sebuah gubuk atau sopo di area perladangan jagung milik korban sendiri, yang terletak di Huta Baru, Nagori Simantin Pane Dame, Kecamatan Panei. Lokasi yang relatif sepi tersebut membuat kejadian baru diketahui ketika saksi mendapati korban dalam kondisi tergantung.


Setibanya di lokasi, personel piket menemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi tergantung menggunakan seutas tali nilon warna putih sepanjang sekitar dua meter. Tali tersebut terikat pada bagian leher korban dan dikaitkan ke kayu (broti) di gubuk.


Tim medis dari Puskesmas Panei Tongah kemudian melakukan pemeriksaan luar (visum). Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, petugas mendapati adanya beberapa indikasi yang sering muncul pada kasus gantung diri.


Selain itu, polisi juga menemukan barang bukti berupa satu unit handphone merk Vivo warna biru muda dengan casing hijau, serta satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa plat yang diparkir sekitar 15 meter dari lokasi kejadian.


Begitu menerima laporan pada pukul 06.15 WIB, aparat Polsek Panei Tongah langsung menuju lokasi. Personel segera melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, mencatat keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Pangulu setempat dan keluarga korban.


“Kami melakukan langkah sesuai prosedur, mulai dari olah TKP, dokumentasi, hingga bekerja sama dengan tim medis untuk visum luar. Dari hasil pemeriksaan, disimpulkan bahwa korban murni bunuh diri, bukan karena tindak pidana,” ungkap AKP Verry.


Terkait motif, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hingga saat ini, belum ditemukan catatan atau tanda-tanda yang menjelaskan alasan korban nekat mengakhiri hidupnya.


“Motif masih dalam penyelidikan. Namun dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan keluarga, tidak ditemukan adanya unsur pidana. Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah,” ucap AKP Verry.


Polisi menyatakan tidak ada kerugian materil dalam kejadian tersebut. Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.


“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Polisi tetap mendampingi keluarga dan masyarakat, memastikan bahwa kasus ini benar-benar murni gantung diri,” tambahnya.


Dengan langkah cepat dan profesional, Polsek Panei Tongah menunjukkan perannya tidak hanya dalam menegakkan hukum, tetapi juga memberikan pelayanan kemanusiaan. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial di tengah masyarakat, agar setiap warga tidak merasa sendirian menghadapi persoalan hidup.


Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan sekadar menjaga keamanan dari tindak pidana, tetapi juga hadir dalam peristiwa kemanusiaan. Evakuasi korban gantung diri oleh Polsek Panei Tongah membuktikan pengabdian tanpa batas Polri di Simalungun. Dengan langkah sigap, aparat memastikan penanganan sesuai prosedur, menjaga ketertiban, serta memberi rasa aman bagi masyarakat sekitar.


Rdks/Tim krlip (EVA ARiTONANG).

Sabtu, 13 September 2025

Komitmen Solid Kapolres Simalungun: Perkuat Sinergitas TNI-Polri dengan Hadiri Upacara Penutupan Pendidikan Tamtama Infanteri



SIMALUNGUN//Liputan Sindo7.id - Kapolres Simalungun kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga soliditas dan sinergitas TNI-Polri dengan menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri Gelombang-II TNI-AD Tahun 2025. Kehadiran pimpinan Polres di acara strategis TNI ini merefleksikan tekad bersama dalam mempertahankan keutuhan NKRI dan memperkuat koordinasi antar institusi keamanan.


Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., saat dikonfirmasi pada Sabtu, 13 September 2025, sekira pukul 20.40 WIB, menegaskan bahwa kehadirannya dalam upacara tersebut merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk selalu solid dan bersinergi dengan TNI. "Kehadiran kami dalam upacara penutupan pendidikan tamtama ini menunjukkan soliditas hubungan TNI-Polri yang harus terus diperkuat," ujar AKBP Marganda Aritonang.


Upacara penutupan pendidikan dilaksanakan pada Sabtu, 13 September 2025, pukul 15.00 WIB hingga selesai di Lapangan Jenderal Soedirman Rindam I/BB, Jalan Argasari, Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara. Lokasi yang bersejarah ini menjadi saksi lahirnya 2.300 prajurit baru TNI-AD yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara.


"Upacara dipimpin langsung oleh Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto, yang menunjukkan pentingnya momentum ini bagi TNI-AD," ungkap Kapolres Simalungun. Kehadiran Pangdam sebagai pimpinan upacara menegaskan signifikansi acara pelantikan 2.300 tamtama infanteri ini.


Acara bergengsi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan TNI dan Polri tingkat regional, termasuk Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto, Kasetum Kodam I/BB Letnal Kolonel Czi Sutrisno, S.T., M.I.P., perwakilan Danrem 022/PT Kolonel Inf. Agus Supriyono, SE., M.Han., dan Danrindam I/BB Kolonel Inf Abdul Razak Rangkuti, SSos, MHan, MSi.


"Kehadiran berbagai pimpinan TNI dan Polri dalam satu acara ini mencerminkan kekompakan dan koordinasi yang baik antara kedua institusi," ucap AKBP Marganda Aritonang. Sinergi ini juga terlihat dari kehadiran Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., dan Dandim 0207/SML Letkol Inf. Gede Agus Dian Pringgana beserta dandim sejajaran.


Dukungan pemerintah daerah juga terlihat nyata dengan kehadiran Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, S.E., M.M., yang diwakili Asisten I, dan Walikota Pematang Siantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn. "Kehadiran pemda menunjukkan dukungan penuh terhadap pembinaan SDM pertahanan di wilayah ini," ujar Kapolres.


Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh hikmat, menandai berakhirnya masa pendidikan dasar bagi 2.300 prajurit tamtama infanteri gelombang kedua. "Sebanyak 2.300 prajurit resmi dilantik setelah menuntaskan seluruh rangkaian pendidikan dengan hasil yang memuaskan," ungkap AKBP Marganda Aritonang dengan bangga.


Para lulusan akan melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri untuk memperdalam kemampuan teknis dan taktis sebelum ditempatkan di satuan operasional. "Pendidikan lanjutan ini akan membekali mereka dengan keterampilan spesifik yang dibutuhkan di lapangan," ucap Kapolres Simalungun.


Dalam sambutannya, Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto menekankan pentingnya menjaga kehormatan TNI. "Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI. Jaga kehormatan diri, satuan, dan TNI AD dimanapun bertugas. Jadilah prajurit profesional, rendah hati dan dekat dengan rakyat," ujar Pangdam dalam sambutannya.


Pangdam juga berharap para prajurit baru dapat cepat beradaptasi dan siap menghadapi tantangan tugas ke depan. "Kita ingin mereka menjadi prajurit tangguh, adaptif dan siap menjaga keutuhan NKRI," ungkap Mayjen TNI Rio Firdianto dengan penuh semangat.


Acara puncak dilanjutkan dengan jamuan makan bersama sekira pukul 18.00 WIB dalam rangka temu ramah dengan Pangdam I/BB. "Jamuan ini menjadi momen penting untuk mempererat hubungan personal antara jajaran TNI dan Polri," ucap AKBP Marganda Aritonang. Suasana kekeluargaan tercipta dalam pertemuan informal ini.


Kehadiran Kapolres Simalungun dalam acara strategis TNI ini menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga sinergitas kedua institusi. "Kami selalu mengutamakan koordinasi dan kerjasama yang solid dengan TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban," ujar Kapolres dengan tegas.


Momen bersejarah ini juga menjadi refleksi pentingnya regenerasi SDM pertahanan yang berkualitas. Para tamtama baru diharapkan dapat menjadi tulang punggung TNI-AD dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di masa depan.


"Sinergitas TNI-Polri bukan hanya slogan, tetapi komitmen nyata yang harus dijalankan dalam setiap kesempatan," ungkap AKBP Marganda Aritonang. Menurutnya, kehadiran dalam acara-acara strategis seperti ini memperkuat ikatan emosional dan profesional antar institusi.


Kapolres Simalungun menegaskan bahwa komitmen untuk selalu solid dan bersinergi dengan TNI akan terus dijaga dan diperkuat. "Kami akan selalu hadir dalam setiap momentum penting TNI sebagai wujud soliditas hubungan kedua institusi dalam menjaga kedaulatan NKRI," ungkapnya dengan penuh keyakinan.


Rdks - (EVA ARITONANG)

Jumat, 12 September 2025

Presiden Prabowo dan Presiden MBZ Bahas Dinamika Global dalam Pertemuan di Abu Dhabi.

 


ARAB//Liputan Khusus Sindo7.id - Usai kunjungan resmi ke Qatar, Jumat (12/09/2025), Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan singkat ke Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA) untuk bertemu dengan Presiden Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ). Kunjungan ini adalah bentuk komitmen Indonesia dalam mempererat hubungan persahabatan dengan negara sahabat di kawasan.



Pada momen pertemuan ini, Presiden Prabowo dan Presiden MBZ berdiskusi dan saling bertukar pandangan mengenai dinamika yang terjadi di kawasan, termasuk eskalasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Kedua pemimpin menekankan pentingnya kerja sama antarnegara, khususnya di kawasan Timur Tengah, dalam memperkuat kolaborasi internasional demi menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.


Selain berdiskusi mengenai dinamika global, Presiden Prabowo dan Presiden MBZ juga menegaskan kembali kerja sama bilateral kedua negara di berbagai sektor. Kedua pemimpin mengapresiasi hubungan erat yang telah terjalin antara kedua negara sekaligus menyampaikan tekad untuk membawa hubungan bilateral ke tingkat yang lebih erat dan produktif.


Presiden Prabowo menekankan bahwa PEA adalah sahabat sekaligus mitra strategis Indonesia. Senada, Presiden MBZ juga menyampaikan penghargaan atas kunjungan Presiden Prabowo ke Abu Dhabi dan menegaskan berkomitmen PEA untuk terus memperluas kerja sama dengan Indonesia, mitra strategis di Asia Tenggara.



Rdks/Krlip Nsl S2 

Rabu, 10 September 2025

Bupati Bengkalis Apresiasi, "Kegiatan Gotong-Royong Massal, Ratusan Warga dan Aparat Pemerintah Saling Bekerjasama."



BENGKALIS//Liputan Sindo7.id - Warga Penuh Dengan Semangat kebersamaan Terpantau dari ratusan warga dan aparat pemerintah, pelajar, hingga komunitas pemuda turun langsung mengikuti kegiatan gotong royong massal membersihkan lingkungan. Kegiatan Aksi serentak ini dipusatkan di area jalan utama, drainase, dan fasilitas umum yang kerap menjadi titik rawan banjir.


Bupati Bengkalis, Kasmarni, S.Sos, M.MP  turut hadir menyampaikan apresiasinya terhadap warga. Ia menegaskan bahwa gotong royong tidak hanya menjaga kebersihan kota, tetapi juga mempererat ikatan sosial masyarakat. “Inilah kekuatan Bengkalis, semangat bersama menjaga lingkungan dan membangun daerah,” ujarnya, Rabu (10 September 2025).


Warga penuh dengan semangat, dan  Sejumlah pedagang kecil ikut meramaikan dengan menyediakan minuman dan makanan ringan bagi peserta. Bahkan, berikut komunitas pemuda membawa perlengkapan sendiri sebagai bentuk dukungan.


Dari hasil pantauan wartawan Media Sindo7.id, dilakosi kegiatan sedang berlangsung menjadi bukti bahwa tradisi kebersamaan masih terjaga, dan menjadi modal penting dalam membangun daerah yang sehat, bersih, dan nyaman bagi masyarakat. (Willy) 



Rdks/Tim bgkls (Willy)


Selasa, 09 September 2025

Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH. MH, "Apresiasi Atas Sikap Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih."


JAKARTA//Liputan Sindo7.id - Presiden RI Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih. Ada 5 menteri yang kena reshuffle jilid 2 di era Presiden Prabowo.

Pengamat Politik, Prof. Dr. Sutan Nasomal,SH. MH dan Selaku Presiden Partai Oposisi Merdeka, Berikut Pimpinan Redaksi Sindo7.id menyebut reshuffle kali ini murni merupakan respons dari Presiden Prabowo terhadap tuntutan masyarakat.


"Tentu ini merupakan respons Presiden Prabowo terhadap tuntutan yang beredar di masyarakat belakangan ini. 


"Termasuk nama-nama seperti Budi Arie yang banyak disebut." 



Dia menyebutkan bahwa reshuffle ini diprediksi menempatkan sosok-sosok yang tidak hanya teknokratis tetapi juga memiliki sensitivitas terhadap situasi yang sedang terjadi di masyarakat.


"Catatan saya dalam situasi ini, Presiden Prabowo ingin membangun pondasi pemerintahan dengan melibatkan sosok yang punya visi kuat, luas dan sensitivitas besar terhadap situasi ekonomi dan situasi masyarakat," jelasnya.


"Jadi tidak semata-mata kualitas teknokratisnya, tapi sensitivitasnya itu penting terhadap situasi masyarakat di bawah. Seperti Sri Mulyani yang sebenarnya seorang teknokrat, mungkin pertimbangan sensitivitas termasuk tuntutan rakyat," tambahnya.


Menurut Prof. menteri-menteri yang baru dilantik Prabowo diharapkan bisa memberikan program kerja yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di bawah, tuturnya kepada wartawan Sindo7.id pada hari ini Selasa (09/09/2025).


Berlanjut bagaimana para menteri ini bisa bekerja sesuai tuntutan yang belakangan ini terjadi, terutama kebijakan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Mereka harus mampu menerjemahkan situasi di bawah saat ini," jelasnya.


Di samping itu, Prof merasa bahwa pergantian menteri ini merupakan langkah presiden Prabowo dengan menggunakan hak prerogatif nya di tahun kedua kepemimpinan untuk menjawab tantangan penguatan kapasitas menteri.


"Penguatan kapasitas menteri untuk melihat lagi kebijakan-kebijakan yang sudah atau sedang berjalan. Butuh konseptor atau sosok yang punya kapasitas teknokratis yang memadai, walau pun di sini sebenarnya sosok Sri Mulyani tidak perlu diragukan kapasitas, tapi mungkin belakangan kebijakannya tidak bisa meredam tuntutan dari masyarakat," tandasnya. 


Rdks/Tim krlip Nsl S2 

Senin, 08 September 2025

Kasat Lantas Polres Simalungun Iptu Devi Siringo Ringo, "Wujudkan Kepedulian Sosial, Berikan Baksos kepada Relawan Laka Lantas di Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70."



SIMALUNGUN//Liputan Khusus Sindo7.id - Kehadiran Satlantas Polres Simalungun di tengah-tengah masyarakat melalui program kerja nyata kembali ditunjukkan dengan pelaksanaan bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 tahun 2025 yang diberikan kepada para relawan laka lantas di Simarjarunjung, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.



Kasat Lantas Polres Simalungun Iptu Devi Siringo Ringo, S.H., S.Sos., M.H. saat dikonfirmasi Sindo7.id  pada Senin (08/09/2025) sekitar pukul 19.40 WIB menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata program Polri untuk masyarakat dalam memberikan apresiasi kepada para relawan yang telah berjasa membantu tugas kepolisian.


"Kegiatan bakti sosial dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 ini merupakan bentuk apresiasi dan kepedulian kami kepada para relawan laka lantas yang telah banyak membantu tugas-tugas kepolisian di lapangan," ujar Iptu Devi Siringo Ringo saat menjelaskan makna kegiatan tersebut.


Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 8 September 2025, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 yang diperingati secara nasional. Pemilihan waktu siang hari dimaksudkan agar dapat berinteraksi langsung dengan para relawan.


"Kami melaksanakan kegiatan bakti sosial dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 kepada para relawan laka lantas yang merupakan mitra setia kami dalam menjaga keamanan dan keselamatan berlalu lintas," ungkap Kasat Lantas saat menjelaskan konteks pelaksanaan kegiatan.


Lokasi pelaksanaan bakti sosial dipilih di Simarjarunjung, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun karena di wilayah tersebut terdapat relawan laka lantas yang aktif membantu tugas-tugas kepolisian dalam bidang lalu lintas.


Penerima bakti sosial adalah dua orang relawan laka lantas yang telah berjasa dalam membantu tugas Satlantas, yaitu Ibu Hosna Sidabutar dan Ibu Hissa Sirait. Kedua relawan ini dipilih karena dedikasi dan kontribusinya yang konsisten dalam membantu menjaga ketertiban lalu lintas.


"Kegiatan bakti sosial ini diberikan kepada Ibu Hosna Sidabutar dan Ibu Hissa Sirait yang merupakan relawan laka lantas di wilayah Simarjarunjung yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam membantu tugas kami," ucap Iptu Devi Siringo Ringo.


Kedua relawan ini dipilih berdasarkan track record mereka yang konsisten dalam membantu tugas-tugas Satlantas, mulai dari membantu pengaturan lalu lintas hingga memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas.


Kegiatan bakti sosial ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas dan melibatkan lima personel kunci Satlantas Polres Simalungun. Keterlibatan pimpinan tertinggi Satlantas menunjukkan komitmen serius dalam menghargai jasa para relawan.


KBO Satlantas Iptu N.H Simanjuntak, S.H., M.H. yang turut terlibat dalam kegiatan menjelaskan bahwa para relawan laka lantas memiliki peran strategis dalam mendukung tugas-tugas Satlantas di lapangan.


"Para relawan laka lantas ini adalah mitra yang sangat berharga bagi kami. Mereka sering membantu dalam situasi darurat dan memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keselamatan berlalu lintas," ucap Iptu N.H Simanjuntak.


Kanit Gakkum Satlantas Ipda Win Okto Silitonga menambahkan bahwa kehadiran relawan laka lantas sangat membantu dalam mempercepat penanganan kecelakaan lalu lintas dan memberikan pertolongan pertama kepada korban.


"Relawan laka lantas seperti Ibu Hosna dan Ibu Hissa ini sering menjadi responder pertama ketika terjadi kecelakaan. Mereka terlatih memberikan pertolongan pertama sebelum bantuan medis tiba," jelas Ipda Win Okto Silitonga.


Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 tahun 2025 menjadi momentum yang tepat untuk memberikan apresiasi kepada para relawan yang telah berkontribusi dalam menjaga keselamatan berlalu lintas di wilayah Simalungun.


"Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 ini menjadi momen yang tepat untuk memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga keselamatan berlalu lintas, termasuk para relawan yang sering tidak mendapat sorotan," ungkap Aiptu Priadi yang juga terlibat dalam kegiatan.


Hasil yang dicapai dari pelaksanaan bakti sosial ini sangat memuaskan, yaitu tercapainya pemberian baksos dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 kepada relawan laka lantas di wilayah Simarjarunjung.


"Tercapainya pelaksanaan pemberian baksos dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 kepada relawan laka lantas di wilayah Simarjarunjung merupakan pencapaian yang membanggakan bagi kami," tegas Iptu Devi Siringo Ringo.


Kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan material kepada para relawan, tetapi juga memberikan pengakuan dan apresiasi moral atas dedikasi mereka dalam membantu tugas-tugas kepolisian.


Bripda Andreas H. Siburian yang turut terlibat menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak masyarakat untuk menjadi relawan dalam bidang lalu lintas.


"Dengan memberikan apresiasi seperti ini, kami berharap dapat memotivasi masyarakat lain untuk turut menjadi relawan dan membantu menjaga keselamatan berlalu lintas di wilayah masing-masing," ucap Bripda Andreas H. Siburian.


Cuaca cerah pada saat pelaksanaan kegiatan sangat mendukung jalannya acara bakti sosial, menciptakan suasana yang hangat dan kondusif untuk memberikan apresiasi kepada para relawan.


Iptu Devi Siringo Ringo menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial seperti ini akan terus dilakukan untuk menunjukkan kepedulian Satlantas kepada para mitra dan relawan yang telah berjasa dalam menjaga keselamatan berlalu lintas. (E.A) 


Rdks/Tim krlip (Kabiro Eva Aritonang).

Sabtu, 06 September 2025

Serikat Buruh Buka Suara, Terkait Adanya Dugaan PHK Secara Massal di PT.Gudang Garam.


JAKARTA//Liputan Sindo7.id - Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal buka suara dan menanggapi kabar adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) di PT Gudang Garam. 


Dalam pernyataannya, di Jakarta, Iqbal menyebut pihaknya akan terlebih dahulu memverifikasi informasi tersebut.


Namun, ia menilai jika benar terjadi, kondisi itu menunjukkan lemahnya daya beli masyarakat yang berdampak pada menurunnya produksi industri rokok. 


"Dan pihak kami baru aja dapat kabar, telah terjadi PHK buruh di PT Gudang Garam. Kami akan cek dulu duduk kejelasannya," ungkapnya Sabtu (6/9/2025). 



Terkait Video berdurasi 1 menit, 17 detik tersebut yang sudah beredar di media sosial dan memperlihatkan puluhan karyawan berjabat tangan penuh haru saat perpisahan. Iqbal menyebut pihaknya akan terlebih dahulu memverifikasi informasi tersebut.


Namun, ia menilai jika benar terjadi, kondisi itu menunjukkan lemahnya daya beli masyarakat yang berdampak pada menurunnya produksi industri rokok.


Dalam video yang beredar di media sosial dikabarkan adanya PHK massal di pabrik rokok PT Gudang Garam, Tuban, Jawa Timur.


Video berdurasi 1 menit, 17 detik itu memperlihatkan puluhan karyawan berjabat tangan penuh haru saat perpisahan. 


Sejumlah pegawai tampak mengenakan kemeja dengan bordiran logo khas Gudang Garam di saku kemeja.


Menurutnya, ada beberapa faktor lain yang turut mempengaruhi kondisi tersebut.


Pasokan tembakau yang terbatas, kurangnya inovasi produk rokok untuk menyesuaikan tren pasar, serta tingginya beban cukai, dinilai memperparah daya saing perusahaan.


"Ditambah pajak cukai rokok makin mahal," ujarnya lagi.


Iqbal mengingatkan bahwa gelombang PHK di sektor industri rokok berpotensi meluas.


Ia memperkirakan, selain ribuan pekerja langsung di PT Gudang Garam, ada puluhan ribu pekerja lain yang ikut terdampak, termasuk buruh tembakau, logistik, sopir, pedagang kecil, hingga pemilik kontrakan.


"Bisa jadi ratusan ribu buruh berpotensi kehilangan pekerjaan," katanya pula.


Karena itu, ia mendesak pemerintah pusat maupun daerah untuk segera turun tangan memberikan solusi nyata atas dinamika tersebut.


Iqbal menekankan agar penanganan kasus ini tidak sekadar janji manis seperti yang terjadi dalam kasus PHK massal di Sritex, mengingat pekerja bahkan disebut masih belum mendapatkan hak tunjangan hari raya (THR).


Meski menyoroti pentingnya menyelamatkan industri rokok nasional agar tidak menelan korban PHK lebih banyak, Iqbal menegaskan bahwa kampanye kesehatan tetap harus dijaga.


"Selamatkan industri rokok nasional, selamatkan puluhan ribu buruh yang terancam PHK, sambil tetap dijaga kampanye kesehatan," ujarnya mengakhiri pernyataan.


Hingga kini, pihak Gudang Garam belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar PHK tersebut.


Rdks/Tim krlip Nsl S2

Jumat, 05 September 2025

Prof.Dr. Sutan Nasomal Buka Suara Agar Presiden Perintahkan, "Kementerian Komnas HAM Team" Bela Rakyat Untuk Keadilan di Hukum.. !!!


JAKART//Liputan Sindo7.id - Dari Berbagai aneka kejadian peristiwa protes demi dilakukan rakyat terjadi dimana mana tidak saja di Ibukota Jakarta saja melainkan di berbagai daerah juga terjadi protes, yang dilakukan oleh rakyat kepada pemerintah, karena memang harus didengar dievaluasi kinerja aparatur pemerintah bahkan pihak pihak yang mengatakan dari rakyat fungsi jobnya para aparatur. 


Akibatnya terjadi banyak korban baik tewas luka luka ringan sedang bahkan cacat dibuatnya atas terjadinya peristiwa demo yang terjadi selama seminggu belakangan ini ujar Prof Dr KH Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Menjawab materi pertanyaan para pemimpin redaksi media onlen cetak dalam luar negeri di kantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka di Jakarta via telpon selulernya 2/9/2025. "Berkaitan kejadian peristiwa ini ini terjadi berbagai korban baik dari aparat sendiri maupun masyarakar. "


Supaya terlaksananya hukum yang sebagaimana mestinya Presiden RI Jenderal Haji Prabowo Subianto agar membentuk team yang saling membahu dengan memerintahkan para menteri yang membidangi bekerjasama dengan Komnas HAM RI mendata mengevaluasi menangani permasalahan ini. 


Tandas Prof Dr Sutan Nasomal SH MH.      Menurutnya kaitan kejadian peristiwa ini sebaiknya memang terhadap para korban di pihak kalangan SIPIL seperti misalnya,masyarakat dst. Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH juga ikut turut berduka cita kepada para korban baik dari Mahasiswa dan Masyarakat. Semoga tidak terjadi lagi kejadian seperti ini.


PROF DR SUTAN NASOMAL : KOMNAS HAM JANGAN BUNGKAM KARENA TERJADI PENANGKAPAN LEBIH DARI 3000 ORANG. 


Masyarakat yang mendapatkan kekerasan penganiayaan oleh oknum petugas keamanan harus segera melaporkannya ke pihak KOMNAS HAM. Sebaiknya masing masing ketua BEM mengevaluasi mendata pihak korban dari mahasiswa atau dari masyarakat yang mengalami kekerasan ringan atau berat di saat terjadi aksi demo. PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH menilai hampir di semua daerah terjadi aksi demo dan ada saja kekerasan terjadi oleh perbuatan beberapa oknum petugas keamanan. Bila perlu masing masing ketua BEM bekerja sama dengan LSM membuat posko pengaduan untuk Masyarakat.


Informasi Sementara :

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berhasil menangkap 3.195 orang dari massa yang terlibat aksi demonstrasi ricuh.


“Untuk data sementara yang dihimpun dari Polda jajaran sebanyak 387 orang telah dipulangkan, 55 orang telah ditetapkan tersangka, dan 2.753 dalam tahap pemeriksaan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta, Senin (1/9/2025).


Trunoyudo memperincikan sebaran pengamanan tersebut sebagai berikut:


1. Polda Metro Jaya: 1.240 orang.


2. Polda Jawa Timur (Jatim): 709 orang; 173 telah dipulangkan, 485 dalam tahap pemeriksaan, dan 51 ditetapkan tersangka.


3. Polda Jawa Tengah (Jateng): 653 orang yang saat ini dalam tahap pemeriksaan.


4. Polda Jawa Barat (Jabar): 147 orang; 23 telah dipulangkan dan 124 dalam tahap pemeriksaan.


5. Polda Bali: 138 orang, 38 telah dipulangkan dan 100 dalam tahap pemeriksaan.


6. Polda Kalimantan Barat (Kalbar): 91 orang; 86 telah dipulangkan dan 5 dalam tahap pemeriksaan.


7. Polda Sumatera Selatan (Sumsel): 63 orang yang saat ini dalam tahap pemeriksaan.


8. Polda DI Yogyakarta: 60 orang yang saat ini dalam tahap pemeriksaan.


9. Polda Sumatera Utara (Sumut): 50 orang; 48 telah dipulangkan dan 2 dalam tahap pemeriksaan karena positif narkoba.


10. Polda Jambi: 17 orang dan saat ini telah dipulangkan.


11. Polda Banten: 15 orang yang saat ini dalam tahap pemeriksaan.


12. Polda Sulawesi Barat (Sulbar): 6 orang yang saat ini dalam tahap pemeriksaan.


13. Polda Papua Barat Daya: 4 orang yang saat ini ditetapkan tersangka.


14. Polda Sulteng: 1 orang dan saat ini telah dipulangkan.


15. Polda NTB: 1 orang dan saat ini telah dipulangkan.


Belum jelas ada berapa orang yang meninggal dari Mahasiswa dan Masyarakat akibat mendapatkan kekerasan dari pihak oknum penjaga keamanan selama menjalankan Aksi Demo di Jakarta dan daerah lainnya


Juga belum ada data yang jelas ada berapa mahasiswa dan Masyarakat yang masih berada di RS karena mengalami kekerasan penganiayaan berat oleh perbuatan oknum petugas keamanan.


Bila KOMNAS HAM bungkam maka pihak LSM atau LBH bisa membuka posko pengaduan untuk di investigasi kembali bekerjasama dengan masing masing Ketua BEM. Bila perlu Raport Merah oknum petugas keamanan yang melakukan tindakan kekerasan secara detil di umumkan di semua media nasional. Apalagi tuntutan Mahasiswa dan Masyarakat bahwa hukum jangan tajam kebawah dan tumpul keatas.


Data Sementara Korban Meninggal dalam peristiwa aksi demo :


1. Affan Kurniawan

Affan Kurniawan, seorang driver ojek online, tewas setelah dilindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis (28/8) malam.


2. Saiful Akbar

Saiful Akbar (46), Plt Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah, meninggal dunia di RS Grestelina setelah peristiwa kebakaran gedung DPRD Makassar pada Jumat (29/8).


3. Muhammad Akbar Basri

Muhammad Akbar Basri atau Abay, staf Humas DPRD Makassar, juga menjadi korban jiwa dalam peristiwa kebakaran gedung DPRD. Ia meninggal di lokasi kejadian pada Jumat malam dan sempat dibawa ke RS Bhayangkara.


4. Sarina Wati

Selain Abay, staf DPRD Makassar lainnya, Sarinawati (26), juga meninggal akibat kebakaran.


5. Rusdamiansyah

Di Makassar, korban jiwa lain adalah Rusdamiansyah atau Dandi (25), driver ojek online (ojol). Dandi tewas dianiaya saat demo ricuh di Kota Makassar, Sulawesi Selatan setelah dituduh anggota intelijen oleh massa aksi.


6. Rheza Sendy Pratama

Korban berikutnya adalah Rheza Sendy Pratama, mahasiswa semester V Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta. Ia meninggal dalam kericuhan di depan Markas Polda DIY, Ring Road Utara, Minggu pagi (31/8).


7. Sumari

Seorang tukang becak bernama Sumari (60), yang sehari-hari mencari nafkah dengan mangkal di kawasan Pasar Gede, meninggal dunia di tengah memanasnya bentrokan antara aparat kepolisian dan massa di sekitar Bundaran Gladak, Solo, Jumat malam (29/8).


Rasa Cinta dan Perduli Mahasiswa kepada Negara Indonesia sangat tinggi. Sehingga aksi demo ini terjadi karena perlunya pemerintah pusat dan daerah di kritik serta di nasehati. Agar tidak mengorbankan Masyarakat untuk segelintir kelompok.


Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH Meminta dan Mohon bantuannya LSM dan LBH agar mendata korban yang ditangkap dan korban yang meninggal atau di rawat akibat cidera berat. 


Narasumber : PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH


Rdks/Tim redaksi 


Jumat, 29 Agustus 2025

Jetro Sibarani Minta Propam Polda Riau Segera Periksa 3 Oknum Anggota Polri.



PEKANBARU Liputan Sindo7.id - Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Riau melakukan pemeriksaan terhadap Bie Hoi selaku korban atas perkara dugaan pelanggaran kode etik 3 oknum anggota Polri. Dimana, oknum polisi tersebut diduga kuat tidak menjalankan standar operasional prosedur (SOP) dalam mengeluarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Kehilangan Barang atas Bilyet Deposito Bank BPR Fianka Rezalina Fatma a/n Bie Hoi dan Halim Hilmy.


Pantauan awak media, Bie Hoi memenuhi panggilan penyidik Propam Polda Riau sejak pukul 09.00 pagi hingga sore hari. Ia didampingi oleh keluarga dan tim pengacara Jetro Sibarani, SH., MH., Jetro Sitorus, SH, dan Efrat Sibarani, SH yang tergabung dalam Law Firm Jet Sibarani. Jumat (29/8/25).


Usai pemeriksaan, kepada awak media, Bie Hoi menyampaikan, “Hari ini saya memenuhi panggilan penyidik Propam Polda Riau untuk menindaklanjuti laporan kami atas dugaan pelanggaran kode etik 3 oknum anggota Polri. Tadi, ada sekitar 15 pertanyaan dari penyidik, dan semua sudah kami sampaikan dengan baik. Saya berharap, pihak Propam Polda Riau segera menyelesaikan perkara ini secepatnya dan profesional,” ujar Bie Hoi di halaman Mapolda Riau.


Sementara itu, Jetro Sibarani, SH., MH., selaku pengacara Bie Hoi dan Halim Hilmy menjelaskan, kasus ini berawal dari terbitnya Surat Tanda Penerimaan Laporan Kehilangan Barang yang dikeluarkan oleh 3 oknum polisi. Ia menduga, ketiga oknum polisi tersebut tidak menjalankan SOP dalam melaksanakan tugas.


“Klien kami sama sekali tidak pernah membuat surat laporan kehilangan di kantor polisi manapun. Oleh karena itu, kami berharap kepada penyidik Propam Polda Riau segera memanggil dan memeriksa masing-masing oknum polisi tersebut. Kuat dugaan, ketiga oknum polisi ini tidak melakukan tupoksi secara profesional dalam menerima dan membuat Surat Tanda Penerimaan Laporan Kehilangan Barang,” tegas Jetro Sibarani.


Ditambahkannya, “Kita semua disini tidak tau apa motif dan tujuan dari ketiga oknum polisi tersebut mengeluarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Kehilangan Barang yang terlihat asli tapi palsu (aspal-red). Namun kami percaya, Kabid Propam Polda Riau beserta penyidik dapat mengusut secara tuntas tindakan/prilaku oknum-oknum anggota polri yang tidak menjalankan tupoksinya secara professional dan bertanggungjawab,” tegas Jetro Sibarani.


Terakhir, ia juga menyampaikan, adapun ketiga oknum polisi yang mengeluarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Kehilangan Barang adalah; Aipda RW saat bertugas di Polresta Pekanbaru, Aipda BS di Polsek Senapelan, dan Aiptu RH di Polresta Pekanbaru. Masing-masing surat laporan kehilangan tersebut dikeluarkan pada tahun 2022. 


Rrdks/Tim krlip Riau HT (*)

Rabu, 27 Agustus 2025

Warga Siantar Barat Memberikan Apresiasi, "Kepada Andika Prayogi Sinaga" (Anggota DPRD P.Sianatar) Terkait Perbaikan Jalan Rusak.




PEMATANGSIANTAR//Liputan Sindo7.id - Warga Memberikan Apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada Andika Prayogi Sinaga (Anggota DPRD-Kota Pematangsiantar), terkait keluhan aspirasi warga dari kecamatan Siantar Barat, khusus warga kelurahan teladan, sudah mendapatkan realisasi perbaikan jalan, ucap seorang warga kepada awak media,pada hari Rabu (27/08/2025).


Dimana Andika Prayogi Sinaga anggota DPRD Kota Pematangsiantar, mendapat masukan aspirasi terkait jalan rusak, dari warga yang tinggal di persimpangan Jalan Enggang-Kasuari, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat. Keluhan Aspirasi warga yang disampaikan langsung oleh Jonner Damanik mewakili warga,  kepada Andika Prayogi Sinaga saat Reses Pertama -Tahun 2025. Untuk Daerah Pemilihan I (Siantar Barat dan Siantar Utara) di Lapangan Kayu, Jalan Gunung Simanuk-manuk, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Rabu (18/06/2025) dibulan yang sudah lewat.


“Kata Yogi dari hasil keluha warga untuk perbaikan jalan rusak, yang saya tindak lanjuti, dan berlanjut pekerjaan sedang berlangsung dengan proses perbaikan, cara bergotong royong, pada hari ini Rabu (27/08/2025), dari pantauan awak media di lokasi. turun hadir lurah teladan beserta jajarannya, untuk mewakili Pak Camat Siantar Barat. Kegiatan ini sekaligus menindak lanjuti laporan aspirasi warga juga ini, dan kita kerjakan bersama-sama, jelaskan Yogi yang dampingi langsung Istri Indah Lestari.


Tambahkannya, dan akan berlanjut tidak hanya jalan rusak, yang kita perbaiki, berikut Lampu Penerangan Jalan nya juga, akan segera kita perbaiki, agar pada malam hari visibilitas keselamatan pengguna jalan semakin terhindar dari bahanya dan terlebih keamanan lingkungan bisa terjaga." Tutup Yogi. 


Rdks/Tim krlip SM (Aps)

Informasi Pelayanan publik 

(0821-2193-0001)

Selasa, 26 Agustus 2025

Polres Simalungun Dengan Sigap Tangani Karhutla, Wujud Kehadiran Negara Jaga Lingkungan dan Kamtibmas di Simalungun.

 


SIMALUNGUN//Liputan Sindo7.id - Kepolisian Resor (Polres) Simalungun melalui jajaran Polsek Purba kembali menunjukkan kesigapan dan profesionalisme dalam menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat. Kali ini, langkah cepat dilakukan menyikapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terdeteksi melalui sistem hotspot Lancang Kuning di wilayah hukum Polsek Purba.



Kebakaran terjadi di kawasan perbukitan Dusun Sihalpe, Nagori Sihalpe, Kecamatan Haranggaol Horisan, Kabupaten Simalungun. Peristiwa ini diketahui sejak Minggu, 24 Agustus 2025 sekitar pukul 15.00 WIB, dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai ±100 hektare.


Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Selasa, 26 Agustus 2025 pukul 22.30 WIB, menjelaskan bahwa Polri berkomitmen hadir di tengah masyarakat dalam setiap persoalan, termasuk penanganan bencana alam seperti karhutla. “Polsek Purba bersama pemerintah nagori langsung turun ke lokasi melakukan pengecekan, memastikan kondisi aman, serta mencegah kebakaran meluas. Kehadiran Polri ini adalah bukti bahwa negara hadir memberikan perlindungan bagi masyarakat,” ujar AKP Verry.


Menindaklanjuti laporan adanya hotspot, Bhabinkamtibmas Polsek Purba Aipda Tommy C.H. Siburian, bersama Pangulu Nagori Sihalpe, Kepala Dusun III, dan perangkat desa, langsung melakukan pengecekan lapangan pada Selasa, 26 Agustus 2025 pukul 10.00 WIB.


Dalam pemeriksaan, ditemukan bahwa api yang semula melahap dua perbukitan di wilayah tersebut telah padam. Namun, sisa kayu dan semak belukar yang terbakar masih mengeluarkan asap. “Kondisi ini kami pantau ketat untuk memastikan tidak ada titik api baru yang muncul. Kami juga memberikan imbauan kepada warga agar lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ungkap Aipda Tommy.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, lahan yang terbakar mayoritas adalah lahan masyarakat yang tidak terkelola dan dipenuhi semak belukar. Kondisi tersebut membuat api cepat menyebar ketika kebakaran terjadi. Meski demikian, kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material besar, namun menimbulkan kerusakan vegetasi di area seluas ±100 hektare.


Pangulu Nagori Sihalpe, Bapak Andi Winariadi, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Polsek Purba. “Kami sangat berterima kasih kepada Polri yang cepat tanggap turun ke lapangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas membuat masyarakat merasa tenang dan yakin bahwa permasalahan ini bisa ditangani bersama,” ucapnya.


Dalam penanganan karhutla, Polsek Purba tidak hanya bergerak sendiri. Sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, serta masyarakat setempat menjadi kunci dalam memastikan api tidak kembali membesar. Kepala Dusun III Nagori Sihalpe kecamatan haranggaol Horison menyebut keterlibatan langsung warga dalam memberikan informasi awal sangat membantu. “Begitu masyarakat melihat asap, mereka langsung melaporkan. Tindakan cepat ini sangat penting untuk mencegah kebakaran semakin luas,” ungkapnya.


Selain itu, Polsek Purba juga menekankan pentingnya edukasi masyarakat agar tidak melakukan praktik pembakaran lahan, baik untuk membuka kebun maupun membersihkan semak. Hal ini sesuai dengan instruksi Kapolres Simalungun agar seluruh Polsek meningkatkan patroli wilayah rawan karhutla.


AKP Verry Purba menegaskan bahwa Polres Simalungun akan terus meningkatkan pemantauan titik api melalui aplikasi Lancang Kuning serta patroli bersama instansi terkait. “Kami tidak ingin kebakaran ini terulang. Polri mengajak semua pihak berperan aktif menjaga lingkungan. Upaya pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan saat api sudah meluas,” tegasnya.


Ia juga menambahkan bahwa Polri akan menindak tegas apabila ditemukan unsur kesengajaan dalam pembakaran lahan. “Jika terbukti ada pelanggaran hukum, tentu akan diproses sesuai aturan. Namun, langkah utama tetap mengedepankan pencegahan dan penyadaran kepada masyarakat,” ungkap AKP Verry.


Kehadiran Polsek Purba dalam penanganan karhutla di Nagori Sihalpe kecamatan haranggaol Horison menunjukkan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga berperan aktif melindungi lingkungan hidup serta memberikan rasa aman bagi warga sekitar.


Dengan adanya kolaborasi aparat, pemerintah desa, dan masyarakat, kebakaran yang sempat menghanguskan ratusan hektare lahan akhirnya dapat dikendalikan. Situasi pun kembali kondusif, dan warga diimbau terus meningkatkan kewaspadaan demi mencegah kebakaran serupa di masa mendatang.


Kbr-(EVA ARiTONANG).

Perusahaan Produksi Es Krim Pematangsiantar, "Dilaporkan Ke-Disnaker Usai Karyawannya Diminta Buat Surat Pengunduran diri.



PEMATANGSIANTAR//Liputan Sindo7.id -  Perusahaan es krim, PT Huang Chang Chung dilaporkan ke Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Pematangsiantar. Laporan itu usai beberapa karyawannya diberhentikan dengan pekerja diminta untuk membuat surat pengunduran diri.


Perwakilan karyawan PT Huang Chang Chung, Sukoso Winarto menilai pimpinan perusahaan memaksa mereka mengundurkan diri. Penyerahan surat resign itu dilakukan di salah satu warung kopi.


Menurutnya, para karyawan sudah bekerja dengan perusahaan distribusi es krim bermerek Aice itu dari sejak merintis hingga ke penjualan [skala besar] sampai seperti saat ini. Sukoso mengatakan, ia datang ke kantor Disnaker ingin memperjuangkan keadilan buruh.


"Ada kehilangan yang dituduhkan secara semena-mena. Sopir dan helper [asisten] dituduh menghilangkan barang-barang yang akan diantarkan. Padahal kejadiannya tidak begitu," ucap Sukoso.


Parahnya, kata dia, selama ini perusahaan tidak memenuhi pengupahan pekerja di Kota Pematangsiantar sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan berdasarkan Upah Minimum Provinsi Sumatera Utara (UMP-Sumut) tahun berjalan. Di mana, UMK Pematangsiantar yang mengacu UMP Sumut sebesar Rp 2.992.559.


"Mereka [karyawan] dapatnya tidak segitu. Oleh karena itu, kita meminta seluruh dokumen perusahaan harus diperiksa oleh pemerintah setempat," ujar Sukoso.


Sementara itu, pihak PT Huang Chang Chung melalui seorang perempuan penerjemahnya mengatakan pihaknya memperlakukan para pekerja seperti keluarga sendiri.


"Saya tidak pernah mengancam karyawan saya. Saya percaya sama hati. Kita percaya Indonesia itu negara hukum. Saya berani duduk di sini dan saya berani bertanggung jawab," tutur manajemen perusahaan.


Terpisah, Kadisnaker Robert Sitanggang menyebut saat ini pihaknya memberikan waktu untuk kedua belah pihak melengkapi administrasi yang dibutuhkan.


"Kita minta terlebih dahulu kedua belah pihak melengkapi berkas-berkas. Untuk selanjutnya tahapan klarifikasi-mediasi. Nanti kita lihat [titik temunya] bagaimana," ujarnya Senin (25/08/2025).


Rdks/Tim kbr (PS)

Mabes Polri Instruksikan Jajarannya, "Untuk Lindungi Wartawan Saat Bertugas Agar Jangan Ada Kasus Kekerasan Kedepannya."



JAKARTA//LIPUTAN Sindo7.id - Mabes Polri melalui Karopenmas (divisi humus), Menyampaikan Media merupakan mitra strategis Polri. Wartawan juga salah satu sumber utama dari informasi, dan literasi bagi masyarakat. 


Dari seluruh jajaran untuk melindungi kerja wartawan (jurnalis), yang bertugas selama menjalankan tugasnya, khususnya saat momen peristiwa. Hal itu menyusul terjadinya aksi kekerasan aparat terhadap jurnalis yang belakangan terjadi.


“Meminta kepada seluruh jajaran melindungi kerja profesi wartawan dan jurnalis yang objektif dan profesional serta bekerja sama dalam setiap aktivitas,” tutur Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Selasa (26/8/2025).


Trunoyudo menyampaikan, media merupakan mitra strategis Polri. Wartawan pun menjadi salah satu sumber utama informasi dan literasi bagi masyarakat.


“Media sangat berperan besar dalam memberikan informasi kinerja Polri secara profesional serta program-program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, pelayanan masyarakat serta program strategis lainnya,” tutupnya. 


Rdks/Tim krlip Nsl S2