BELAWAN// Liputan Sindo7.id - Kondisi saat ini bocah yang jadi korban di Belawan yang Matanya Tertembus Peluru berinisial AA, 4 tahun, korban peluru nyasar akibat tawuran saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU).
"Peluru tersebut bersarang di antara pelipis dan kelopak mata korban."
Kondisi AA menjadi perhatian Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang menyempatkan diri mengunjungi RS USU untuk melihat langsung kondisi korban. Dalam kunjungannya, Rico meminta pihak rumah sakit memberikan penanganan maksimal serta melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum tindakan lanjutan dilakukan.
Ibu korban, Romanda Capriati Siregar, 33 tahun, mengatakan hingga saat ini anaknya belum menjalani operasi. Menurutnya, kondisi AA masih sama seperti sebelumn
ya.
“Kondisinya masih sama dan belum dioperasi, karena operasinya membutuhkan banyak dokter spesialis,” ujar Romanda saat dikonfirmasi Reporter media Sindo7.id Kamis (8/1/2026).
Romanda juga mengaku belum mendapatkan kepastian terkait jadwal operasi bagi anak bungsunya tersebut.
Terpisah, Kepala Subbagian Umum, Hukum, dan Humas RS USU, Mufti Husni, membenarkan bahwa AA tengah dirawat di rumah sakit tersebut. Namun, hingga kini tindakan operasi belum dapat dilakukan karena keterbatasan fasilitas.
“Benar, korban AA dirawat di RS USU. Namun sampai saat ini belum dilakukan operasi karena alat dan fasilitas di RS USU belum memadai,” ujarnya.
Mufti menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter spesialis mata dan saraf, kondisi mata korban dalam keadaan baik. Oleh karena itu, penanganan selanjutnya akan difokuskan oleh dokter bedah saraf.
“Saat ini kami masih menunggu surat balasan rujukan antar rumah sakit dari RSUP H Adam Malik. Rencananya korban akan dirujuk ke sana karena dokter dan fasilitasnya lebih lengkap untuk tindakan operasi,” katanya.
Sementara itu, Kepolisian Daerah Sumatera Utara melalui tim Jatanras bersama Polres Belawan telah menangkap tiga pelaku tawuran yang diduga menyebabkan AA terkena peluru nyasar. Penangkapan dilakukan pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.
Rdks MS7/ Kbr Mdn


































