Iklan

BERITA TERKINI

Nasibnya Ayah' Kandung, Dibakar Oleh Anaknya Sendiri Dan Melawan Saat Diamankan Dari Team Polres Belawan Atas Kejadian Tersebut Palaku Harus di Lumpuhkan Dengan Tembakan.

BERITA TERKINI

Kapolri Terima Audiensi Menteri Imipas, Pastikan Kolaborasi Pemberantasan Narkoba.

BERITA TERKINI

Ketum Lingkar Nusantara (LISAN) Turut Angkat Bicara, Untuk Mendesak Perselisihan Pelaku Usaha Yang Sudah Jadi Korban Kerugian Di Pasar Malam Deli Serdang, Dapat Diselesaikan Secepatnya.

BERITA TERKINI

Penandatanganan Program Pencegahan Korupsi 2025 - 2026 Sebagai Prioritas Pemerintah Pusat Dengan KPK Yang Diluncurkan Oleh KSP.

BERITA TERKINI

BUMD - PT. BPJ Dengan Pelaku Usaha UMKM Deli Serdang Belum Ada Titik Temu Sampai Saat ini, dan Abaikan Hasil RDP di Komisi II DPRD Kabupaten Deli Serdang.

Jumat, 09 Januari 2026

Wakil Wali Kota Sibolga Sambut Kunjungan Kerja KASAD ke Wilayah Terdampak Bencana Korem 023/KS



SIBOLGA // Liputan Sindo7.id - Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, didampingi unsur Forkopimda Sibolga–Tapanuli Tengah, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sekretariat Daerah Kota Sibolga, Bustanul Arifin, S.T., M.M., Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Sibolga, Drs. Rudolf S. Butar-butar, M.Pd., serta Plt. Kepala Dinas Perikanan, Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Sibolga, Julius Haloho, S.Pi., M.M., menyambut kedatangan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.


Penyambutan tersebut dilaksanakan dalam rangka kunjungan kerja KASAD ke daerah terdampak bencana alam di wilayah Korem 023/Kawal Samudera, yang berlangsung di Bandara Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Jumat (09/01/2026) pagi.


Kunjungan kerja ini bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi wilayah pascabencana sekaligus memastikan kesiapan serta optimalisasi peran TNI Angkatan Darat dalam mendukung penanganan bencana, termasuk penyaluran bantuan kemanusiaan dan upaya pemulihan bagi masyarakat terdampak.


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Sibolga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta kepedulian pimpinan TNI Angkatan Darat terhadap kondisi masyarakat di wilayah Korem 023/KS. Beliau menekankan bahwa, sinergi antara pemerintah daerah dan TNI merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat kebencanaan.


Pemerintah Kota Sibolga berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan terkait guna mempercepat proses penanganan dan pemulihan pascabencana, demi terciptanya kondisi yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat. 


Rdks MS7/Tim kbr PS Rdp 

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan Bersihkan Material Longsor Menuju Objek Wisata Bakkara



HUMBAHAS, BAKKARA// Sindo7.id - Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan bergerak cepat melakukan penanganan dan pembersihan material longsor yang menutupi akses jalan menuju objek wisata Bakkara. Pembersihan dilakukan Jumat, 9 Januari 2026 di Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, sebagai upaya memastikan kelancaran akses masyarakat serta keselamatan pengguna jalan.


Sebelumnya, pada Kamis (8/1) malam hari, pembersihan awal telah dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama masyarakat setempat. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan pada hari ini dengan dukungan peralatan dan personel tambahan guna memastikan material longsor dapat dibersihkan secara menyeluruh dan akses menuju kawasan wisata Bakkara kembali normal.


Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., dalam arahannya menekankan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar selalu sigap, cepat, dan tanggap terhadap setiap kondisi yang terjadi di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan, khususnya dalam situasi bencana alam yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.


Penanganan di lapangan melibatkan Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemadam Kebakaran, Camat Baktiraja, serta UPT Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Sumatera Utara. Sinergi lintas sektor ini dilakukan untuk mempercepat proses pembersihan material longsor dan memulihkan akses jalan secepat mungkin. 


Rdks MS7/Kbr Ds

Bintara Menggugat Jenderal, "Hukum Militer dan Salah Langkah."



KUPANG// Sindo7.id - Terkait gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang diajukan seorang Bintara Pelda Chrestian Namo terhadap atasan langsungnya, Brigjen TNI Hendra Cahyono selaku Danrem 161/Wira Sakti sebagai Tergugat I, Letkol Kav Kurnia Santiadi Wicaksono selaku Dandim 1627/Rote Ndao sebagai Tergugat II, serta Pemerintah Republik Indonesia cq Presiden RI, cq Panglima TNI, cq KSAD, cq Pangdam IX/Udayana sebagai Turut Tergugat di Pengadilan Negeri Kupang. Sidang perdana perkara tersebut digelar Jumat (9/1/2026) dan terdaftar dengan Nomor: 418/Pdt.G/2025/PN.Kpg.


Perkara ini bukan sekadar sengketa perdata biasa. Ia menyentuh jantung persoalan yang jauh lebih mendasar, batas antara hukum umum dan hukum militer, serta kegagalan membaca struktur kekuasaan dan disiplin dalam tubuh Tentara Nasional Indonesia.


Pendampingan oleh advokat sipil terhadap prajurit TNI aktif memang dimungkinkan, namun bersyarat dan terbatas. Syarat utamanya jelas, harus ada izin dari atasan langsung, baik Ankum (Atasan yang Berhak Menghukum) maupun Papera (Perwira Penyerah Perkara). Tanpa izin tersebut, pendampingan advokat sipil tidak dibenarkan.


Ketentuan ini bukan formalitas administratif. Ia adalah konsekuensi logis dari sistem komando dan hierarki yang menjadi fondasi TNI. Disiplin militer bukan aksesori, melainkan tulang punggung kekuatan pertahanan negara.


Apabila terdapat advokat sipil yang belum mengantongi izin, namun telah bertindak mendampingi prajurit aktif, terlebih disertai pernyataan publik yang menyerang, merendahkan, atau menghujat institusi TNI, maka persoalan hukum baru justru lahir. Di titik inilah prinsip lex specialis derogat legi generali bekerja secara tegas.


Hukum militer adalah lex specialis. Ia mengesampingkan hukum umum (lex generalis) dalam hal subjeknya adalah prajurit TNI aktif. Prajurit TNI tunduk pada UU TNI, UU Hukum Disiplin Militer, UU Peradilan Militer, serta nilai-nilai etik yang hidup dalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Mengabaikan rezim hukum ini sama artinya dengan menafikan realitas keprajuritan itu sendiri.


Hukum militer bukan sekadar perangkat normatif. Ia lahir dari kebutuhan menjaga disiplin, kehormatan, dan efektivitas organisasi tempur. Dalam militer, relasi atasan–bawahan bukan hubungan setara sebagaimana warga sipil. Ia adalah hubungan komando. Tanpa kepatuhan dan penghormatan terhadap garis komando, militer runtuh bahkan sebelum menghadapi musuh di medan perang.


Dalam konteks inilah, tindakan seorang Bintara menggugat atasan langsungnya, seorang Jenderal bintang satu melalui jalur perdata di pengadilan umum menjadi problematis dan menjerumuskan.


Lebih problematik lagi, langkah tersebut tampak salah langkah yang keliru secara strategis. Bagaimana mungkin seorang prajurit aktif, yang terikat sumpah militer dan hukum khusus, diarahkan untuk menempuh jalur hukum umum guna “melawan” komandan langsungnya? Ini bukan sekadar kesalahan prosedural. Ini adalah kegagalan membaca medan hukum.


Militer bukan ruang egaliter. Prinsip ini bukan feodalisme, melainkan logika organisasi tempur. Setiap langkah hukum prajurit aktif harus mempertimbangkan mekanisme internal, hukum disiplin, serta konsekuensi karier dan sanksi. Mengabaikan itu sama saja dengan mengirim pasukan ke medan perang tanpa peta, tanpa intelijen, dan tanpa perlindungan.


Di titik inilah pemikiran Sun Tzu terasa relevan dan kejam dalam ketepatannya.“Kebodohan adalah bentuk kematian yang tertunda.”


Kebodohan bukan sekadar kurangnya pendidikan, melainkan ketidakmampuan memahami posisi diri, kekuatan lawan, dan aturan medan. Orang yang gagal membaca itu sejatinya telah kalah sebelum pertempuran dimulai. Ia masih bergerak, tetapi nasibnya sudah diputuskan.


Kasus ini mencerminkan itu secara telanjang. Seorang Bintara yang tidak memahami struktur kekuasaan militer, dan gagal membaca batas kewenangan hukum umum terhadap hukum khusus militer, telah menyerahkan dirinya pada risiko yang jauh lebih besar daripada sekadar kalah gugatan di Pengadilan.


Risiko itu bernama sanksi disiplin, kehancuran karier, pemecatan dengan tidak hormat (PTDH), dan konsekuensi lain dikenakan rompi kuning serta diasingkan dalam ruang sel tahanan atau penjara yang sepi dan sunyi.


Dalam perkara ini, yang gagal justru dari diri sendiri. Prajurit aktif bukan warga sipil biasa. Ia hidup dalam sistem hukum, etika, dan disiplin yang berbeda. Ketika nasihat hukum diberikan tanpa pemahaman mendalam atas hukum militer sebagai lex specialis, maka nasihat itu berubah dari bantuan menjadi jebakan.


Lebih luas, kasus ini memperlihatkan bagaimana kebodohan modern bekerja lewat narasi. Gugatan dibingkai sebagai perjuangan keadilan individual, padahal secara struktural ia berbenturan dengan sistem yang jauh lebih keras dan tidak kompromistis.


Sun Tzu telah lama memperingatkan, kemenangan terbaik sering diraih tanpa pertempuran terbuka, ketika lawan runtuh karena salah langkah, salah hitung, dan salah percaya.


Dalam perang modern termasuk perang hukum dan opini, korban pertama bukan senjata, melainkan pengetahuan. Ketika pendidikan hukum dangkal, diskursus publik emosional, dan strategi dibangun di atas amarah sesaat, kekalahan tidak perlu diumumkan. Ia datang perlahan, sistematis, dan baru disadari ketika segalanya sudah terlambat.


Kasus ini bukan sekadar perkara individu. Ia adalah pelajaran keras tentang pentingnya memahami medan hukum dan struktur kekuasaan. Hukum militer adalah lex specialis. Mengabaikannya adalah kebodohan strategis.


By - Tim kbr Ms7 

Kamis, 08 Januari 2026

Anak Usia Empat Tahun Jadi Korban Peluru Nyasar, "Akibat Tawuran di Belawan."



BELAWAN// Liputan Sindo7.id - Kondisi saat ini bocah yang jadi korban di Belawan yang Matanya Tertembus Peluru berinisial AA, 4 tahun, korban peluru nyasar akibat tawuran saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU). 

"Peluru tersebut bersarang di antara pelipis dan kelopak mata korban."


Kondisi AA menjadi perhatian Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang menyempatkan diri mengunjungi RS USU untuk melihat langsung kondisi korban. Dalam kunjungannya, Rico meminta pihak rumah sakit memberikan penanganan maksimal serta melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum tindakan lanjutan dilakukan.


Ibu korban, Romanda Capriati Siregar, 33 tahun, mengatakan hingga saat ini anaknya belum menjalani operasi. Menurutnya, kondisi AA masih sama seperti sebelumn

ya.


“Kondisinya masih sama dan belum dioperasi, karena operasinya membutuhkan banyak dokter spesialis,” ujar Romanda saat dikonfirmasi Reporter media Sindo7.id Kamis (8/1/2026).


Romanda juga mengaku belum mendapatkan kepastian terkait jadwal operasi bagi anak bungsunya tersebut.


Terpisah, Kepala Subbagian Umum, Hukum, dan Humas RS USU, Mufti Husni, membenarkan bahwa AA tengah dirawat di rumah sakit tersebut. Namun, hingga kini tindakan operasi belum dapat dilakukan karena keterbatasan fasilitas.


“Benar, korban AA dirawat di RS USU. Namun sampai saat ini belum dilakukan operasi karena alat dan fasilitas di RS USU belum memadai,” ujarnya.


Mufti menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter spesialis mata dan saraf, kondisi mata korban dalam keadaan baik. Oleh karena itu, penanganan selanjutnya akan difokuskan oleh dokter bedah saraf.


“Saat ini kami masih menunggu surat balasan rujukan antar rumah sakit dari RSUP H Adam Malik. Rencananya korban akan dirujuk ke sana karena dokter dan fasilitasnya lebih lengkap untuk tindakan operasi,” katanya.


Sementara itu, Kepolisian Daerah Sumatera Utara melalui tim Jatanras bersama Polres Belawan telah menangkap tiga pelaku tawuran yang diduga menyebabkan AA terkena peluru nyasar. Penangkapan dilakukan pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. 


Rdks MS7/ Kbr Mdn

Bupati Humbang Hasundutan Mendapatkan Apresiasi dari DPC Partai Gerindra dalam Penanganan Bencana Alam.



HUMBAHAS// Sindo7.id - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Humbang Hasundutan menyampaikan penghargaan atas kinerja Bupati Humbang Hasundutan dalam penanganan bencana longsor dan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Humbahas. 


Apresiasi itu disampaikan langsung oleh Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Humbang Hasundutan, Hendri Tumbur Simamora, bersama jajaran pengurus DPC saat melakukan silaturahmi awal Tahun Baru 2026 ke Kantor Bupati Humbang Hasundutan, Kamis (8/1). 


Dalam suasana penuh keakraban, silaturahmi tersebut juga diisi dengan diskusi mengenai berbagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan. Ketua DPC Gerindra menilai, sejak awal pemerintahan, Bupati Humbang Hasundutan menunjukkan respons cepat dan langkah nyata, khususnya dalam penanganan bencana longsor dan banjir bandang.


“Kami melihat seluruh OPD di bawah kepemimpinan Bupati Humbang Hasundutan telah berupaya maksimal dan bergerak cepat menuntaskan berbagai permasalahan saat bencana, terutama dalam pemulihan akses jalan ke seluruh kecamatan dan desa,” ujarnya.


Selain itu, DPC Partai Gerindra juga menilai adanya komitmen kuat dari Bupati Humbang Hasundutan dalam melakukan pembenahan birokrasi, meningkatkan disiplin aparatur, memperbaiki pelayanan publik, serta mendukung dan melaksanakan Program Prioritas Nasional yang dicanangkan Pemerintah Pusat. Hal tersebut dinilai mencerminkan keseriusan Bupati dalam membangun daerah dan melayani masyarakat.


Sebagai bentuk penghargaan, DPC Partai Gerindra menyerahkan plakat apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan yang diterima langsung oleh Bupati Humbang Hasundutan, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.


Menanggapi hal tersebut, Bupati Humbang Hasundutan menyampaikan terima kasih atas apresiasi dan dukungan yang diberikan oleh DPC Partai Gerindra. Bupati juga membuka ruang bagi seluruh elemen masyarakat dan partai politik untuk terus memberikan saran serta kritik yang membangun demi kemajuan Kabupaten Humbang Hasundutan.


“Kami sangat menghargai dukungan ini dan berharap sinergi yang baik dapat terus terjalin. Kami juga terbuka terhadap masukan dan kritik demi membangun Humbang Hasundutan yang kita cintai,” ujar Bupati.


Silaturahmi tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan, Bosfer Nababan dan Nikodemus Munthe.  


Rdks MS7/Tim kbr ds

Rabu, 07 Januari 2026

Bakamla RI Fasilitasi Pemulangan Enam Nelayan dari Timor Leste.



ATAMBUA//Liputan Sindo7.id - Bakamla RI melalui Stasiun Bakamla Kupang memfasilitasi proses pemulangan enam Anak Buah Kapal (ABK) KM Triasmo Sejahtera yang sebelumnya terdampar di perairan Timor Leste. Proses serah terima dilaksanakan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Atambua, Nusa Tenggara Timur, Rabu (7/1/2026).


Kepala Stasiun Bakamla Kupang Mayor Bakamla Yeanry M. Olang, S.Kom., M.M., secara resmi menerima keenam ABK dari KBRI Dili melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima. Kegiatan tersebut disaksikan oleh Kepala PLBN Motaain Atambua, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT wilayah Kabupaten TTS, TTU, Belu dan Malaka, serta unsur Imigrasi dan instansi terkait lainnya.


Dalam keterangannya, Minister Counsellor KBRI Dili Nugroho Yuwono Aribhino menjelaskan bahwa pada 3 Januari 2026 pihaknya menerima laporan dari Otoritas Petroleum Nasional Timor Leste (ANP) terkait enam nelayan WNI yang terdampar di kawasan eksplorasi migas Bayu Undan, Timor Gap. Para ABK diketahui mengalami kerusakan mesin kapal saat perjalanan kembali melaut sehingga terombang-ambing di laut selama beberapa hari dengan keterbatasan logistik.


Setelah melihat anjungan migas Bayu Undan, para ABK memberikan sinyal darurat dan berhasil dievakuasi oleh kapal MMA Coral milik perusahaan migas Santos. Kapal nelayan yang sempat ditarik kemudian tenggelam akibat cuaca buruk. Selanjutnya, keenam ABK dibawa ke Dili dan ditampung di shelter KBRI Dili, dengan seluruh kebutuhan dasar, kesehatan, dan administrasi pemulangan difasilitasi secara penuh oleh KBRI.


Mayor Bakamla Yeanry M. Olang menyampaikan bahwa Stasiun Bakamla Kupang telah menerima laporan kehilangan kontak KM Triasmo Sejahtera sejak 29 Desember 2025. Sejak saat itu, koordinasi intensif dilakukan bersama Kantor SAR Kupang, pihak keluarga, serta instansi terkait. Setelah mendapat kepastian keberadaan para ABK di Timor Leste, Bakamla RI segera melakukan koordinasi berjenjang sesuai arahan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah melalui Kepala Zona Bakamla Timur Laksma TNI I Putu Darjatna.


“Puji syukur, keenam ABK berhasil ditemukan dalam kondisi sehat dan dapat dipulangkan ke tanah air. Ini merupakan wujud kehadiran negara dalam melindungi warga negara Indonesia, khususnya para nelayan,” ujar Mayor Yeanry.


Lebih lanjut, Bakamla RI mengimbau para nelayan agar senantiasa memastikan kesiapan kapal, kelengkapan dokumen, serta alat navigasi dan komunikasi sebelum melaut, guna meminimalisasi risiko dan mempercepat penanganan apabila terjadi keadaan darurat di laut.


Setelah proses serah terima di PLBN Motaain, keenam ABK selanjutnya dibawa ke kantor Dinas Kelautan dan Perikanan setempat untuk diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.


Adapun enam ABK yang dipulangkan terdiri atas satu nahkoda dan lima ABK, yaitu Erfan Agus (Nahkoda), Alfurkan Kapitan Lamahala, Juslan Tungga, Kamaruddin, Muhaimin Abas, dan Nawwir Gazali.


Rdks MS7/ Tim krlip Nsl 

Presiden Prabowo Apresiasi dan Bangga Kepada Para Petani Serta Komunitas Pertanian Indonesia.


KARAWANG//Liputan Sindo7.id - Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan nasional tahun 2025. 

 

Pengumuman tersebut disampaikan Kepala Negara saat menghadiri Panen Raya di Desa Kertamukti, Kab. Karawang, Jawa Barat, pada Rabu, 7 Januari 2026.

 


Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa saat dilantik sebagai Presiden RI, dirinya menargetkan swasembada pangan dapat dicapai dalam waktu empat tahun. Namun, berkat kerja keras dan kekompakan seluruh elemen pertanian nasional, target tersebut berhasil diwujudkan hanya dalam satu tahun.

 

Presiden Prabowo pun menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada para petani, penyuluh pertanian, serta seluruh komunitas pertanian Indonesia. Menurut Presiden, mereka telah membuktikan bahwa bangsa Indonesia mampu berdiri mandiri.

 

“Hari ini saudara memberi kepada bangsa dan negara bukti yang nyata. Saudara telah, menurut saya, mencatat tonggak penting dalam kemerdekaan bangsa Indonesia,” ucap Presiden.


Rdks MS7/Tim krlip Nsl S2

Panen Raya Jagung di Kalang Simbara, Polres Dairi Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Forkopimda dan Masyarakat



DAIRI//Liputan Sindo7.id - Polres Dairi bersama Pemerintah Kabupaten Dairi dan unsur Forkopimda melaksanakan Panen Raya Jagung Bersama di lahan pertanian produktif binaan Polres Dairi yang berlokasi di Dusun III Desa Kalang Simbara, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Rabu (7/1/2026) pagi.


Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, pihak swasta, serta masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.


Panen raya tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Dairi Ir. Vickner Sinaga, Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan, S.I.K., M.I.K., Dandim 0206/Dairi Letkol Czi Nanang Sujarwanto, SE, perwakilan Kejaksaan Negeri Dairi, Ketua TP PKK Kabupaten Dairi, jajaran OPD terkait, unsur TNI-Polri, pihak PT Corteva, pengurus BUMDes, penyuluh pertanian, Bhayangkari Cabang Dairi, serta masyarakat petani Desa Kalang Simbara.


Dalam sambutannya, Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan menegaskan bahwa kegiatan panen raya ini bukan sekadar memanen hasil pertanian, tetapi merupakan simbol kolaborasi, kemandirian, dan harapan bagi masyarakat.


“Ketahanan pangan bukan hanya urusan sektor pertanian, tetapi juga bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Jagung yang kita panen hari ini adalah hasil kerja sama dan semangat gotong royong,” ujar Kapolres.


Ia juga berharap program ketahanan pangan yang dijalankan melalui kampung tangguh ini mampu meningkatkan perekonomian keluarga petani sekaligus menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Dairi.


Pada kesempatan tersebut, Kapolres Dairi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Dairi atas dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan serta kepada seluruh masyarakat Desa Kalang Simbara yang telah berperan aktif dan bekerja keras hingga panen dapat terlaksana dengan hasil yang baik.


Bupati Dairi Ir. Vickner Sinaga dalam arahannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polres Dairi beserta jajaran atas inisiatif dan komitmen dalam mendukung ketahanan pangan daerah.


“Kegiatan ini bukan hanya tentang jagung, tetapi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ini membuktikan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan,” ungkap Bupati.


Bupati juga berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi para petani, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Dairi.


Melalui kegiatan ini, Polres Dairi kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional serta membangun sinergi yang kuat demi terwujudnya Kabupaten Dairi yang aman, maju, dan sejahtera. 


Rdks MS7/Tim kbr DS 

Selasa, 06 Januari 2026

Gubsu Bersama Bupati Tapteng Tinjau Langsung Hunian Tetap di Asrama Haji Pinangsori.



PINANGSORI//Liputan Sindo7.id - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution didampingi Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng)  Masinton Pasaribu, SH, MH meninjau pembangunan Hunian Tetap (Huntap) untuk masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Asrama Haji Pinangsori, Kabupaten Tapteng, Selasa (6/1/2026).


Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution,  menyampaikan pembangunan Hunian Tetap ini harus cepat dilaksanakan agar bisa secepatnya ditempati masyarakat korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor.


Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menegaskan, pembangunan Huntap ini harus segera dilaksanakan, harus dipercepat pengerjaannya, lebih cepat lebih bagus.


Untuk diketahui, penandatanganan Surat Perjanjian Kerja pembangunan 118 unit Huntap antara Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dengan kontraktor PT Langkah Indo Nusantara telah dilaksanakan pada Senin (5/1/2026) yang lalu dengan disaksikan oleh Bupati Tapteng dan Wakil Bupati Tapteng, bertempat di Ruang Rapat  Cenderawasih Kantor Bupati Tapteng.


Rdks MS7/Kbr PS  

Kemenko Polkam Kirim Bantuan 20 Unit Mobil Penjernih Air pada Korban Bencana di Sumatera dan Aceh.




JAKARTA// Sindo7.id - Dari Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan terus berkomitmen untuk membantu korban bencana alam yang ada di Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh. Bersama dengan TNI Angkatan Darat (AD), Kemenko Polkam memberikan bantuan berupa 20 unit mobil penjernih air atau water treatment.


“Yang paling utama untuk kita bagaimana kita cepat memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Oleh karenanya, saya menitipkan 20 unit mobil untuk penjernih air,” ujar Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago di Dermaga Satuan Angkutan Perairan (Satangair) TNI AD di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (6/1/2026).


“Sebelumnya kita sudah kirimkan satu unit (mobil) di sana (Aceh) untuk digunakan oleh masyarakat dan sangat bermanfaat,” sambungnya.


Menko Djamari menyampaikan bahwa dirinya akan segera mengunjungi Aceh Utara untuk melihat lokasi pembangunan rumah hunian tetap. Dikatakan, Kemenko Polkam akan membangun kurang lebih 200 hunian tetap yang berada pada satu posisi atau satu cluster.


“Kita buat karena kita tidak mau nanti di sebelahnya ada rumah lain lagi yang berbeda model dan tipenya, sehingga lebih baik saya bikin satu cluster. Nantinya saya bikinkan musholah, saya bikinkan ruang pertemuan untuk masyarakat,” katanya.


Secara khusus, Menko Djamari menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI Angkatan Darat yang langsung menyelesaikan tugas membantu para korban bencana. Menurutnya, apa yang disumbangkan ini adalah untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk diri sendiri apalagi untuk karir.


“Mari kita sama-sama tunjukkan kepada bangsa ini kebersamaan kita,” kata Menko Djamari.


Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang terus berkomitmen membantu penanggulangan bencana ini untuk mendukung tugas pemerintah. TNI AD akan mengirimkan tambahan unit alat berat untuk mempercepat proses pembersihan lumpur akibat banjir bandang dan tanah longsor.


Selain itu, TNI AD juga akan mengirimkan 18 unit escavator, 3 unit escavator long arm, 7 unit bulldozer yang dikirimkan dengan kapal Angkatan Darat Republik Indonesia (ADRI). Kapal akan bergerak ke wilayah Kodam Iskandar Muda di Aceh, Kodam Bukit Barisan di Sumatera Utara, dan Kodam Tuanku Imam Bonjol di Sumatera Barat.


Dengan adanya bantuan ini, diharapkan proses pemulihan infrastruktur yang rusak di lokasi bencana bisa berjalan dengan maksimal.


Dan penandatangan Berita Acara Penyerahan Mobil Penjernih Air yang dilaksanakan Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan dan Asisten Logistik KASAD Mayjen TNI Adisura Firdaus Tarigan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wamenko Polkam Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus, seluruh pejabat di Kemenko Polkam, serta para pejabat di Angkatan Darat.

Warga Temukan Sopir Truk Kontainer Meninggal di Kabin Truknya di Kawasan Lima Puluh Batu Bara.



BATU BARA//Liputan Sindo7.id - Warga Temukan Seorang sopir truk kontainer bernama E Manurung, 49 tahun, warga Medan, ditemukan meninggal dunia di dalam kabin truknya pada Selasa (6/1/2026) pagi. 


Truk bernomor polisi B 9421 SU  sedang parkir di Jalinsum, di depan Jembatan Timbang Desa Perkebunan Dolok, Kecamatan Lima Puluh. Warga yang curiga karena mesin truk masih menyala kemudian memeriksa dan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.


Warga langsung melaporkan kejadian tersebut, setelah Mendapat laporan tersebut Kapolsek Lima Puluh AKP Salomo Sagala bersama Kanit Reskrim Ipda Wira Hidayat dan Tim Inafis Polres Batu Bara langsung menuju lokasi.  Dan berlanjut  melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal sebelum mengevakuasi jenazah ke RSUD H OK Arya Zulkarnain di Kuala Gunung untuk kepentingan visum.


AKP Salomo Sagala membenarkan kejadian itu. Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diduga meninggal dunia akibat sakit. Pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban di Medan agar dapat menjemput jenazahnya.


Rdks MS7/Tim kbr

Senin, 05 Januari 2026

Presiden Prabowo Hadiri Puncak Peringatan Natal Nasional di Senayan.



JAKARTA//Liputan Sindo7.id - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 yang diselenggarakan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin, 5 Januari 2026. 

 

Pada puncak peringatan Natal Nasional yang mengusung tema “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga”, Presiden Prabowo menekankan bahwa nilai-nilai Natal seperti kasih, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama, sejalan dengan jati diri bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan persaudaraan.

 

Presiden Prabowo juga menyampaikan kebanggaannya terhadap nilai toleransi yang telah mengakar kuat dalam perjalanan bangsa Indonesia sejak masa para pendiri bangsa. Kepala Negara mencontohkan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, yang membangun Masjid Istiqlal sebagai simbol persatuan, dengan menunjuk arsitek beragama Nasrani.

 

Selain itu, Kepala Negara juga berbagi pengalaman pribadi yang mencerminkan semangat persaudaraan lintas iman. Ia menceritakan pembangunan masjid di Hambalang yang melibatkan arsitek dan pekerja beragama Katolik, serta pengalamannya membina kelompok musik yang anggotanya berasal dari latar belakang agama yang berbeda.


Kepala Negara turut mengapresiasi kepanitiaan Natal yang telah memberikan bantuan renovasi 100 Gereja di 38 Provinsi sebesar Rp 100 juta per gereja. Serta bantuan kepada saudara-saudara kita di 3 provinsi terdampak.

 

Rdks MS7/Tim krlip Nsl S2

Pisah Sambut Sejumlah Pejabat Utama Polda Sumsel Berlangsung Khidmat di Mapolda Sumsel.



SUMSEL//Liputan Sindo7.id - Polda Sumatera Selatan menggelar acara pisah sambut sejumlah pejabat utama dan Kapolres jajaran di Auditorium lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Senin (5/1/2025) pukul 13.00 WIB. 


Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan pelantikan Dirres PPA dan PPO Polda Sumsel. Hadir dalam acara tersebut Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, S.I.K., M.H., Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., serta sejumlah pejabat utama Polri dan Bhayangkari Daerah Sumsel.


Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, doa, dan penayangan video selayang pandang, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Wakapolda Sumsel dan para pejabat utama baru. Turut disampaikan pula pesan dan kesan dari para pejabat lama, di antaranya Penyidik Tindak Pidana Utama TK I Bareskrim Polri Irjen Pol M. Zulkarnain, S.I.K., M.Si., serta Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri Brigjen Pol Dr. Harryo Sugihartono, S.I.K., M.H.Suasana hangat tampak terasa saat penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama.


Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi para pejabat lama serta harapan besar kepada pejabat baru untuk terus memperkuat kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. 


Rdks MS7/Tim krlip Sumsel